Sabtu, 05 Desember 2015

REVIEW ARTIKEL

Butler, Melani & Lowe, Kelly Van. (2010). Using Differentiated Instruction in Teaching Education. International Journal for Mathematics Teaching and Learning. Vol. 11, No. 1, hal.1-10.  Diunduh dari: www.cimt.plymouth.ac.uk/journal/butler.pdf [12 Mei 2013]
Oleh: Ali Shodikin

PENDAHULUAN
Tomlinson (1999) mengartikan Differentiated Instruction (DI) sebagai suatu cara untuk mencocokan pengajaran sesuai kebutuhan peserta didik terhadap tujuan pembelajaran dengan memaksimalkan potensi setiap peserta didik dalam area tertentu. Dalam prosesnya, para pengajar memberikan berbagai kegiatan, konten atau isi, penilaian yang berubah-ubah dan juga beberapa kombinasi dari ketiganya untuk membantu setiap peserta didik untuk meraih kesuksesan. Sedangkan Good (2006) menggambarkan pembedaan pengajaran dengan beberapa gagasan seperti berikut ini:
It’s a way of thinking about teaching and learning that advocates beginning where individuals are rather than with a prescribed plan of action, which ignores student readiness, interest, and learning profile. It is a way of thinking that challenges how educators typically envision assessment, teaching, learning, classroom roles, use of time, and curriculum. It is good teaching focused on key concepts and skills based on those concepts. All students, regardless of ability or readiness, should be challenged to make sense of these essential understandings.
    Berdasarkan uraian diatas, dapat dikemukakan bahwa Differentiated Instruction (DI) merupakan sebuah cara berfikir tentang pengajaran dan pembelajaran yang dapat menyokong langkah para individu untuk lebih menentukan perencanaan tindakan yang awalnya mengabaikan kesiapan, ketertarikan, dan profil pembelajaran peserta didik. Differentiated Instruction (DI) juga merupakan sebuah cara berfikir yang menantang dengan pertanyaan seperti bagaimana para pendidik memimpikan sebuah penilaian, pengajaran, pembelajaran, peranannya di kelas, pemaksimalan waktu dan kurikulum. Juga memiliki fokus pengajaran yang baik yang terletak pada konsep utama dan kemampuan yang berdasar pada berbagai konsep. Seluruh peserta didik ditantang untuk memaknai pemahaman esensi ini tanpa menghiraukan kemampuan atau kesiapannya.
Latar belakang masalah penelitian ini didasari oleh hasil pembelajaran matematika yang dilakukan pada peserta didik calon guru tingkat Sekolah Dasar (SD) pada materi pecahan dan bilangan bulat, khususnya tentang pecahan, peluang dan manipulasinya. Kasus terjadi pada dua semester pertama pada kuliah Konsep Matematika untuk Guru (Concepts of Math for Teachers) yang dilakukan dengan perlakuan tanpa membedakan. Saat mengajar topik tersebut, ada kejutan sekaligus kecemasan dimana sebagian peserta didik sudah mampu menguasai materi pecahan yang ada di semester pertama, namun ada juga yang masih dirasa tidak mampu untuk mengerjakan soal berbentuk pecahan, seperti halnya mengerjakan soal peluang di semester kedua. Sehingga memunculkan pertanyaan penelitian, “Bagaimana jika pembelajaran tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pemahaman peserta didik pada materi yang diajarkan? Bagaimana perubahan mata pelajaran dapat mempengaruhi peserta didik yang telah mahir menguasai materi ini terlebih dulu? Hal apa yang bisa dilakukan untuk membantu seluruh peserta didik mencapai ketuntasan, terutama dalam materi pecahan?”.

INTISARI ARTIKEL
Pelaksanaan penelitian dilakukan di musim gugur tahun 2008, dimana dipilih dua kelas secara acak untuk menerima pembelajaran Differentiated Instruction (DI) dan pembelajaran dengan metode seperti biasanya. Seluruh peserta didik yang terlibat dalam pelajaran matematika dilakukan pretes terlebih dahulu berkaitan dengan pelajaran yang diajarkan. Bagi para peserta didik pada kelompok dengan pembelajaran Differentiated Instruction (DI), hasil pretes digunakan untuk menempatkan pengkategorian mereka ke dalam kelompok yang sesuai. Para peserta didik di kedua kelompok juga mendapatkan postes yang kemudian hasil dari kedua tes tersebut dibandingkan.
Peserta dalam penelitian ini melibatkan 39 peserta didik tingkat sarjana yang terdaftar di Jurusan Ilmu Matematika. Sebagian besar para peserta didik telah melewati semester pertama dalam masa studinya. Kelompok dengan metode Differentiated Instruction (DI), terdiri atas 20 peserta didik, sementara kelompok kontrol 19 peserta didik. Kedua kelas tersebut diajarkan oleh pengajar yang sama yang dahulunya pernah mengajarkan materi yang sama. Hal ini untuk mengontrol supaya faktor guru tidak berpengaruh (dapat diabaikan).

Hasil Penelitian Kuantitatif
Untuk membandingkan kedua kelompok sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan one-way analysis of variance (ANOVA) yang digunakan untuk mengolah nilai yang didapat dari pretes yang bertujuan untuk melihat apakah muncul perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pengimplementasian metode pembedaan pengajaran. Meskipun sebenarnya untuk membandingkan dua kelompok, tidak perlu dilakukan uji ANOVA, namun cukup dengan uji-t berpasangan baik dependen maupun independen. Dalam penelitian ini, ANOVA juga digunakan untuk membandingkan nilai dari kuis yang diadakan dikedua bagian tersebut. Didapatkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretes dengan hasil kuis.
ANOVA kemudian diaplikasikan untuk mengolah nilai ujian akhir. Terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok dilihat dari hasil ujian akhir, F (1,38) = 5.536, p < 0,05, dengan jenjang perbedaan (M = 149.947, SD = 30.395). Berikut adalah ringkasan tabel analisisnya.
Tabel 1. ANOVA hasil nilai ujian akhir
Kelompok
N
Nilai Rata-rata
SD
F
Kontrol
19
149.947
30.395
5.536*
Pembeda
20
170.100
22.732

Catatan: tanda bintang (*) menandakan tingkat signifikansi yaitu p < 0.05
Tanggapan terkait pertanyaan pada survey, para peserta didik mengisi pertanyaan berbentuk Likert Scale dengan rentang nilai 1 (sangat setuju) hingga 5 (sangat tidak setuju). Tes ANOVA juga digunakan untuk membandingkan tanggapannya terhadap post survey antara kedua bagian tersebut. Banyak analisa yang ditemukan tidak signifikan, maka di bagian ini tidak dibicarakan lebih lanjut. Satu perbedaan yang signifikan ditemukan bahwa “Pengerjaan bilangan pecahan adalah hal mudah”, F (1.33) = 4.379, p < 0,05, dengan jenjang pembeda (M = 3.778, SD = 1.166) jawaban yang cenderung lebih banyak mengungkapkan sisi negatif pada kelompok kontrol (M = 3.095, SD = 0.827). Paparan hasil analisanya dapat dilihat di tabel 2.
Tabel 2. ANOVA: pernyataan “Pengerjaan dengan bilangan pecahan adalah mudah”
Kelompok
N
Nilai Rata-rata
SD
F
Kontrol
17
3.095
0.827
4.379*
Pembeda
18
3.778
1.166

Catatan: tanda bintang menandakan tingkat signifikansi yaitu p < 0.05
Dengan demikian peserta didik di kelompok pembeda mendapatkan bahwa pengerjaan dengan bilangan pecahan jauh lebih sulit dibandingkan peserta didik yang ada di kelompok kontrol. Hasil ini menginspirasi peneliti untuk melakukan penghitungan ANOVA untuk membandingkan pernyataan-pernyataan pada Likert Scale mulai dari survey sebelum hingga sesudah untuk pengimplementasian pembedaan pengajaran berikut ini. Terdapat perbedaan yang signifikan mulai dari survey sebelum dan sesudah, F (1.35) =, p < 0.01, yang berarti tanggapan para peserta didik lebih positif pada hasil tes sebelum (M = 2.632, SD = 1.065) dibandingkan tes survey sesudah (M = 3.778, SD = 1.166). Tabel ketiga meringkas hasil analisisnya.
Tabel 3. ANOVA: “Pengerjaan dengan bilangan pecahan adalah hal yang mudah”
Kelompok
N
Nilai Rata-rata
SD
F
Survey sebelum
19
2.632
1.065
9.763*
Survey sesudah
18
3.778
1.166

Catatan: tanda bintang menandakan tingkat signifikansi yaitu p < 0.01

Hasil Penelitian Kualitatif
Jawaban atas pernyataan singkat dalam survey dibaca sebagai gagasan selanjutnya. Banyak jawaban atas pernyataan yang dilontarkan ini tidak dapat diidentifikasi seperti apa yang dilakukan dengan kelompok pembeda, namun pembelajarannya lebih terlihat seperti keseluruhan. Akan tetapi, pada pertanyaan ketiga ditanyakan secara lebih spesifik lagi kepada para peserta didik mengenai apa yang muncul dalam benak mereka tentang pembedaan pengajaran di dalam kelas matematika.
Pada pernyataan yang diungkapkan pada bagian pembeda, tiga blok gagasan ditemukan. Gagasan pertama ialah bahwa peserta didik berfikir pembedaan memberi mereka lebih banyak waktu bersama pengajar mereka. Sebagai contoh, salah seorang peserta didik berkata, “saya menyukainya karena hal tersebut menunjukkan seberapa banyak kita memahami materi di awal pembelajaran. Para peserta didik mendapat lebih banyak waktu dengan gurunya untuk menguasai materi dan juga peserta didik yang telah memahami materi terlebih dulu memiliki kesempatan untuk mempelajari materi satu tingkat di atasnya untuk kemudian mengaplikasikannya”. Gagasan kedua pada bagian pembeda ini ialah meningkatkan kualitas sebuah gagasan yang juga didukung oleh kutipan sebelumnya. Gagasan selanjutnya yaitu pembedaan pelajaran banyak membuang waktu. Sebagai contoh, salah seorang peserta didik berkata, “saya tidak menyukainya. Saya tahu bagaimana mengerjakan soal matematika, namun saya masih merasa seperti saya tidak belajar apa-apa ketika berkelompok”. Secara umum, jawaban atas pertanyaan survey tersebut menyatukan antara komentar positif dan negatif.
Sementara itu, yang terjadi pada kelompok kontrol juga berupa usaha penyatuan, tetapi sebagian besar tanggapan menggambarkan perbedaan dengan makna yang baik, hanya beberapa peserta didik yang memberi kesan kurang baik. Tanggapan yang didapat pada bagian ini ialah, “saya rasa ide yang bagus untuk melakukan pembedaan pengajaran karena setiap peserta didik belajar dengan cara yang berbeda pula”. Tidak ditemukan gagasan ideal lain yang mampu untuk diidentifikasi lebih lanjut lagi.

KESIMPULAN
Hasil survey menunjukkan bahwa beberapa peserta didik memberikan kesan negatif terhadap pembedaan perlakuan, beberapa peserta didik di kelompok yang mengaplikasikan metode Differentiated Instruction (DI) tidak lebih unggul hasil ujian akhir dari peserta didik di kelompok kontrol. Terlebih lagi, para peserta didik yang diaplikasikan metode ini memberi kesan kurang memuaskan terhadap kemampuan mereka untuk mengerjakan soal bilangan pecahan, baik dari hasil survey sebelum maupun sesudah dibandingkan dengan hasil pada kelompok kontrol.
Dari pelajaran ini, ada beberapa pertimbangan praktikal tentang metode Differentiated Instruction (DI). Dalam sebuah kelas di universitas, menjadi hal yang sangat sulit untuk membedakan kesiapan antar peserta didik dan menjaga supaya tidak ada peserta didik yang mengetahui di kelompok dengan tingkat manakah mereka akan ditempatkan. Dalam jawaban pertanyaan singkat survey, peserta didik dari kedua kelompok menyebutkan bahwa dengan adanya pembedaan bisa menimbulkan kecemburuan terhadap perasaan peserta didik. Dalam pelajaran yang digunakan untuk penelitian ini, perhatian adalah hal yang sangat diperlukan untuk membuat seluruh kelompok merasa berharga dan interpretasi peserta didik sendiri terhadap tingkat kemampuan yang mereka miliki.
Dalam jawaban singkat pada pertanyaan sebuah survey, para peserta didik memberi tanggapan baik positif maupun negatif perihal pembedaan. Ini adalah catatan yang sangat berharga, dan juga banyak peserta didik yang memberi kutipan positif untuk meningkatnya perhatian kepada guru. Banyak pula peserta didik yang memberi respon negatif yang menyebutkan untuk menjadi satu dari dua kelompok yang mahir memerlukan kerja keras dari diri mereka sendiri. Beberapa peserta didik dalam kelompok mandiri terlihat lebih fokus bahwa nilai mereka berubah dikarenakan berkurangnya waktu dari keberadaan arahan langsung sebelumnya, sehingga kerja yang lebih giat harus dilakukan untuk membantu peserta didik yang telah mahir merasa didukung dan ditantang pada waktu 

ini dari tugas b. inggris sem 3

Sabtu, 28 November 2015

Rumus Luas Lingkaran, dapat dari mana ya.....!!!!!

{\displaystyle L=\pi r^{2}} 

Diatas adalah Rumus luas lingkaran, tentunya kalian sudah mengetahuinya. Nah…pernah kalian bertanya dari mana rumus tersebut diperoleh? Mengapa rumus luas lingkaran   L=\pi r^{2} ?

Ada banyak cara untuk menjelaskan bagaimana rumus luas lingkaran diperoleh, seperti menggunakan kallulus Integral. Tenang saja.. saya tidak mengunakan cara tersebut, tidak ada integral pada khotbah saya kali ini :) . Saya akan membahas cara yang paling sederhana, yang konon kabarnya cara yang digunakan Euclid, 2300 tahun yang lalu.
Oya sekedar mengingatkan \pi adalah rasio keliling lingkaran dengan diameter lingkaran

{\displaystyle \pi=\frac{\mathrm{keliling}}{\mathrm{diameter}}=\frac{2\pi r}{r}}

Misal kita punya lingkaran berjari-jari r. Cara yang dipakai Euclid sebagai berikut:
Bagian atas lingkaran kita warnai orange dan bagian bawahnya kita warnai biru laut lalu lingkaran tersebut kita potong menjadi 16 potong, seperti gambar berikut

Catatan: Sebenernya semakin buaanyak potongan semakin baik bahkan kalau perlu tak hinnga banyak potongan, tapi untuk mudahnya kita pakai 16 potongan aja
luas lingkaran
Kita tahu bahwa jumlah luas ke-16 potongan sama dengan luas lingkaran. Selanjutnya kita susun ulang ke-16 potongan tersebut. Susun potongan berwarna hijau dan orange secara berselang-seling, seperti gambar beriku :
luas lingkaran 2
Mmm…bentuknya menyerupai susunan gigi tajam hewan buas saat menutup mulutnya, ya kan? Nah..sekarang ke-16 potongan lingkaran membentuk sesuatu yang menyerupai Jajar Genjang. Jelas bahwa luas jajar genjang = luas lingkaran. Tinggi jajar genjang adalah jari-jari lingkaran yaitu r dan panjangnya adalah setengah keliling lingkaran yaitu \pi r. Kita peroeleh luas jajar genjang
{\displaystyle \pi r\times r=\pi r^2}

Kumpulan Kata Kata Bijak dan Motivasi Terbaru 2015

Orang yang kuat hatinya, Bukan mereka yang tidak pernah menangis, Melainkan Orang yang tetap tegar ketika banyak Orang menyakitinya.

Seberat apapun beban masalah yang kamu hadapi saat ini, percayalah bahwa semua itu tidak pernah melebihi batas kemampuan kamu.

Hargai dia yang membencimu, karena dia adalah penggemar yang telah menghabiskan waktunya hanya untuk melihat setiap kesalahanmu.

Jangan menyerah atas impianmu, impian memberimu tujuan hidup. Ingatlah, sukses bukan kunci kebahagiaan, kebahagiaanlah kunci sukses. Semangat !

Jangan iri atas keberhasilan oranglain, karena kamu tidak mengetahui apa yang telah ia korbankan ununtuk mencapai keberhasilannya itu.

Jangan bandingkan orang yang mencintaimu dengan masa lalumu. Hargai dia yang kini berusaha membuatmu bahagia.

Wanita itu unik, mereka ingin kamu tahu bagaimana perasaannya tapi mereka tidak ingin mengatidakannya padamu.

Jika kamu mencintai seseorang, cintailah dia apa adanya, bukan karena kamu ingin dia menjadi seperti yang kamu inginkan, karena sesungguhnya kamu hanya mencintai cerminan diri kamu pada dirinya.

Jika kamu gagal mendapatkan sesuatu, hanya satu hal yang harus kamu lakukan, coba lagi!!!!

Janganlah kamu mencintai seseorang karena paras/wajahnya, hartanya dan jabatannya, tapi cintai karena kebaikan dan ketulusan hatinya karena diantara itu semua, hanya kebaikan dan ketulusan hatinya yang tetap abadi.

Datangilah sahabatmu di saat dia susah dan lenyaplah di saat dia bahagia, karena sesungguhnya kamulah yang akan diingat di saat dia sedang susah di saat kamu membantunya.

Ketika diri kita merasa telah dikhianati dan dikecewakan, berdoalah agar suatu saat kau tidak akan mengkhianati dan mengecewakan, karena kamu juga telah merasakan betapa sakitnya dikhianati dan dikecewakan.

Waktu adalah pedang, jika kamu bisa menggunakan dengan baik, maka pasti akan membawa keberuntungan, tapi jika kau menggunakan dengan buruk, pasti dia akan membunuhmu.

Berfikir positif dan optimis terlihat seperti kalimat puisi yang sepele, tapi sdarilah ini sangat penting dalam peran anda mengambil keputusan yang akan menenuntukan kesuksesan atau kehancuran.

Berpikirlah sebelum berbicara, karena dengan begitu, kamu akan mengurangi kesalahan pun masalah yang mungkin akan terjadi.

Jika kamu memiliki keinginan untuk memulai, kamu juga harus mempunyai keberanian dan keinginan ununtuk menyelesaikannya, bukan hanya mengakhiri.

Seberat apapun harimu, jangan pernah biarkan seseorang membuatmu merasa bahwa kamu tidak pantas mendapat apa yang kamu inginkan.

Terkadang, kamu berusaha menghindari sesuatu, bukan berarti kamu membencinya. Kamu menginginkannya tapi kamu tahu bahwa itu salah.

Jangan tidakut akan perubahan. Kita mungkin kehilangan sesuatu yang baik, namun kita akan peroleh sesuatu yang lebih baik lagi.

Tuhan tidakkan berikan cobaan melebihi kemampuanmu. Ketika putus asa, ingatlah, jika Tuhan memberinya padamu, Dia akan membantumu melewatinya.

Ketika seseorang yang sangat kamu percaya mendustaimu, ketahuilah bahwa kamu tengah belajar ununtuk lebih percaya pada dirimu sendiri.

Jangan terpuruk ketika kamu tengah berada dalam situasi terburuk. Tuhan memberikannya padamu, karena Dia ingin kamu lebih kuat dari sebelumnya.

Jika kamu berubah hanya karena ingin seseorang menyukaimu, maka kamu dicintai seseorang yang memang bukan dirimu.

Cinta tidak akan menuntut kesempurnaan, cinta akan memahami, menerima dan rela ununtuk berkorban. Karena cinta seharusnya membuatmu bahagia bukan terluka.

Ketika seseorang berusaha menjauhi hidupmu, biarkanlah. Kepergian dia hanya membuka pintu bagi seseorang yang lebih baik untuk masuk.

Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Jika kamu tidak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan teruslah melangkah.

Perasaan yang paling berbahaya adalah iri, karena iri hati melahirkan kebencian dan kebencian akan membunuhmu perlahan.

Orang yang pantas ditangisi tidak akan membuatmu menangis, dan orang yang membuatmu menangis tidak pernah pantas buat kau tangisi.

Dalam kehidupan tiada yang abadi, karena ununtuk setiap ‘Selamat Datang’ akan selalu diakhiri dengan ‘Selamnat Tinggal’

Kamu bisa memiliki apa pun yang diinginkan jika kamu mampu menghilangkan keyakinan bahwa tdk mungkin mendapatkannya.

Wahai Yang Maha Lembut,manjakanlah hatiku yang sendiri ini, bahagiakanlah aku dalam pernikahan yang penuh cinta, yang mesra, yang setia.

Berhentilah mengkhawatirkan masa depan, syukurilah hari ini, dan hiduplah dengan sebaik-baiknya. Mario Teguh

Ketika kehadiranmu tidak dianggap, ketahuilah bahwa kamu sedang belajar tentang cara PEDULI.

Meratapi dan menyesali masa lalu tidak akan mengubah apa pun. Bangkit dan perbaiki setiap kesalahan yang ada.

Jangan berubah hanya karena ingin dicintai seseorang. Jadilah dirimu sendiri dan seseorang akan mencintai kamu apa adanya.

Mengemis cinta seseorang hanya membuatmu tidak berkualitas. Jika dia mencintaimu, kamu tidak perlu mengemis cintanya.

Kejahatan terencana adalah memberikan harapan palsu tanpa ada rasa cinta.

Percayalah, cinta sejati akan menjadi milikmu ketika kamu dan dia mampu SETIA.

Jika kekasih yang pas-pasan saja tidak kau dapatkan, berarti ada yang kau lakukan yang menurunkan daya tarikmu. Mario Teguh.

Mengeluh hanya melahirkan rasa kasihan buka cinta.

Tersenyumlah jika kamu dihina karena itu tanda sebentar lagi kamu akan ditinggikan. Tuhan Maha Adil.

Jika kalian gagal mendapatkan sesuatu, maka hanya satu hal yang harus kalian lakukan, coba lagi!

Jika kalian memiliki keinginan untuk memulai, maka kalian juga harus mempunyai keberanian dan keinginan untuk menyelesaikannya, bukan hanya mengakhiri.

Ada yang layak diberikan kesempatan kedua. Ada yang layak dimaafkan tapi tidak perlu diberi kesempatan kedua.

Wanita itu unik, mereka ingin kita itu tau bagaimana perasaannya tapi mereka tidak ingin mengatakannya.

Jika Anda gagal mendapatkan sesuatu, hanya satu hal yang harus Anda lakukan, coba lagi!!!!

Waktu adalah pedang, jika kamu bisa menggunakan dengan baik, maka pasti akan membawa keberuntungan, tapi jika kau menggunakan dengan buruk, pasti dia akan membunuhmu.

Jika kamu memiliki keinginan tuk memulai, kamu juga harus mempunyai keberanian dan keinginan untuk menyelesaikannya, bukan hanya mengakhiri.

Jangan takut akan perubahan. Kita mungkin kehilangan sesuatu yang baik, namun kita akan peroleh sesuatu yang lebih baik lagi.

Jika kamu berubah hanya karena ingin seseorang menyukaimu, maka kamu dicintai seseorang yang memang bukan dirimu.

Lebih baik digigit oleh seorang sahabat daripada dicium oleh seorang musuh.

Jangan pernah anda menggunjingkan orang lain, karena akan lebih baik mulai untuk merencanakan dan melakukan apa yang menjadi tujuan anda.

Kehidupan ini hanyalah sebuah perjalanan, Allah dan surga-Nya lah tujuan kita yang paling utama.

Tidak ada seorang pun yang akan membuatmu kecewa kecuali kamu sendiri yang mengizinkannya.

Kita tidak akan pernah mencapai kesuksesan sejati kecuali kita menyukai apa yang kita kerjakan.

Mengucapkan kata-kata lebih mudah dibanding bertindak. Karenanya orang yang bijak adalah orang yang mampu mebuktikkan ungkapannya.

Hidup itu sederhana, namun seringkali kita lah yang membuatnya menjadi sulit.

Jika manusia berusaha melawan hukum alam, maka ia akan menghancurkan dirinya sendiri.

Cobalah untuk belajar sesuatu tantang segala sesuatu dan segala sesuatu tentang sesuatu

Hidup adalah suatu tantangan yang harus dihadapi dan Perjuangan yang harus dimenangkan.

Minggu, 11 Oktober 2015

manfaat tersenyum

Tersenyum merupakan salah satu cara yang paling mudah untuk mengurangi stres dan menambah teman. Tapi ternyata ada 10 manfaat lain dari tersenyum bagi kesehatan seseorang.

Seperti diketahui dibutuhkan lebih sedikit otot wajah untuk membuat seseorang tersenyum dibanding cemberut. Beberapa ahli menyatakan dibutuhkan 43 otot untuk cemberut dan hanya 17 otot untuk tersenyum. Namun beberapa lainnya menyebutkan dibutuhkan 62 otot untuk cemberut dan hanya 26 otot untuk tersenyum.

Selain itu tersenyum juga bisa meningkatkan kesehatan seseorang dan membuat hidupnya lebih menyenangkan. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa didapatkan seseorang dengan tersenyum, seperti dikutip dari About, Jumat (2/12/2011) yaitu:

1. Senyum membuat seseorang lebih menarik
Secara tidak sadar senyum bisa membuat orang lebih menarik karena ada faktor daya tarik tertentu dan membuat seseorang terlihat lebih baik dibanding mengerutkan kening, cemberut atau meringis.

2. Senyum bisa mengubah suasana hati
Tersenyum bisa mengelabui tubuh sehingga membantu seseorang mengubah suasana hatinya menjadi lebih baik. Untuk itu jika merasa sedih, cobalah untuk tersenyum.

3. Senyum bisa menular
Tersenyum tak hanya mengubah suasana hati orang tersebut tapi juga orang-orang disekitarnya, dan membuat hal-hal menjadi lebih bahagia. Ini karena senyum bisa menular dan membawa kebahagiaan bagi orang lain.

4. Senyum bisa meredakan stres
Orang yang stres bisa terlihat dari wajahnya, tapi dengan tersenyum bisa mencegah seseorang tampak letih dan lelah. Jika sedang stres, cobalah ambil waktu untuk tersenyum, karena bisa mengurangi stres sehingga lebih mampu mengambil tindakan.

5. Senyum meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Tersenyum bisa membantu sistem kekebalan tubuh untuk bekerja lebih baik. Ketika seseorang tersenyum maka fungsi imun meningkat yang membuat seseorang merasa lebih rileks dan terhindar dari penyakit seperti flu dan pilek.

6. Senyum menurunkan tekanan darah
Ketika tersenyum maka ada penurunan nilai tekanan darah yang terukur. Cobalah mengukur tekanan darah saat duduk di rumah sambil membaca, lalu tersenyum selama 1 menit dan mengukur tekanan darah kembali, maka akan terlihat perbedaan.


7. Senyum bisa melepaskan endorfin, penghilang rasa sakit dan serotonin
Studi telah menunjukkan senyum bisa melepaskan endorfin, senyawa yang bisa mengurangi rasa sakit secara alami dan serotonin. Ketiganya bisa membuat orang merasa lebih baik dan menjadi obat yang alami.

8. Lipatan senyum di wajah bisa membuat orang terlihat lebih muda
Otot-otot yang digunakan untuk tersenyum bisa membantu mengangkat wajah sehingga membuat orang tampak lebih muda. Karenanya cobalah lebih sering tersenyum yang membuat merasa lebih muda dan lebih baik.

9. Tersenyum bisa membuat orang terlihat sukses
Orang yang tersenyum akan terlihat lebih percaya diri sehingga lebih dipromosikan, selain itu pasang senyum di setiap pertemuan akan memiliki reaksi yang berbeda.

10. Senyum bisa membantu orang tetap positif
Senyum akan membuat orang lebih positif dan mengurangi pikiran negatif. Dengan mengurangi depresi, stres dan khawatir maka kesehatan seseorang juga akan meningkat dan menghindarinya dari berbagai risiko penyakit.